LDFIAD.CO-Ketua Lembaga Dakwah FIAD Kota Surabaya Ustadz Imam Ghazali, MM selesai melaksanakan operasi Katarak Mata sebelah kanan di RS Husada Utama Lantai 5 Jl Mayjen Prof Dr Soetomo 31-36 Surabaya, Senin (26/07/2021).
Kepada LDFIAD.CO Ustadz Imam Ghazali, MM menyampaikan, proses operasi Katarak dalam masa pandemi COVID-19 begitu ketat, harus mengikuti prosedur COVID-19. "Diantara prosedur pelaksanaan operasi katarak itu antara lain Suweb Rapid Antigen dengan hasil negatif tetapi harus tetap menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi serta menjauhi kerumunan," katanya.
"Foto torak saya hasilnya normal tudak ada kelainan, vaksin dalam bentuk kekebalan tubuh dari serangan penyakit COVID-19, semua dilakukan oleh saya sesuai prosedur," jelasnya.
Ustadz Imam, biasa dia dipanggil, mengatakan, pelaksanaan operasi katarak sesuai prosedur ketat. "Prosedur itu dilakukan pada hari Jum'at 23 Juli 2021, pukul 09.00 Wib-Selesai. Sedangkan operasi mata katarak dilaksanakan pada hari senin 26 juli 2021 pukul 10.00 Wib - Selesai dirumah sakit Husada Utama Lantai 5," ujar dosen UPN Surabaya itu.
Menurut Dia, setelah selesai operasi katarak tidak boleh beraktifitas berat selama satu bulan dan tidak boleh memegang HP. "Selama satu bulan ini saya tidak boleh beraktifitas berat kata dokter, sampai betul-betul sembuh, sehingga dalam kegiatan kelembagaan Lembaga Dakwah FIAD saya dibantu istri dalam pengaturan pembagian jadwal khotib jumat, tentu tetap dalam pendampingan saya," kata Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Tempurejo itu.
"Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada teman-teman yang selama ini ikut mensupport dan mendoakan sehingga sekarang saya sudah pulih kembali, semoga kita semua tetap diberikan kesehatan oleh Allah Subhaanahuu Wata'ala," pungkas Sekretaris masjid Ar-rahim Krukah lama itu. (Habibie)

Tidak ada komentar