MANEJEMEN AKAL DAN QOLBU
Ketua lembaga
dakwah fiad Drs.H Imam Ghozali, MM.
telah memberi pencerahan atau pembinaan untuk menjernihkan pikiran dan
meneguhkan keimanan dalam kajian rutin malam minggu ( Kuntum ), yang telah
diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa studi Agama-agama fakultas Agama islam
UMS, pada hari sabtu, tanggal 9 Desember 2017,pukul 19.00 wib ( bakda Isya’ )
di Masjid KH Mas Mansur UMSurabaya jl sutorejo 59 surabaya, dalam pembahasan
manajemen akal dan kolbu.
Manajemen
atau pengelolaan akal dan kolbu sama2 bertujuan untuk mengoptimalkan daya guna
keduanya,sehingga keduanya dapat menuntun empunya akal dan hati kearah yang
tujuannya baik. Keduanya ini memiliki kandungan positif dan negative.
Akal yang
positif akan selalu berfikir yang baik dan akan dapat menghantarkan manusia
mengenali semua tanda2 kekuasaan nya lewat segala yang di ciptakannya,
sedangkan kolbu yang positif akan selalu dapat ketentraman, sabar, empati,
kasih sayang dan bisa menghantarkan manusia mencapai kehadiratNya.
Sekarang akal
yang negative, mereka bisa menjadikan manusia menipu manusia yang
lain,akal-akalan yang digunakan hanya untuk kesenangan dirinya, jika tidak
digunakanpun ini akan menjadikan manusia di sebut gak punya otak,entah wujudnya
itu merugikan atau mengganggu orang lain. Sedangkan hati yang negative adalah
tempat bersarangnya dengki, iri ,hasut, kikir , sombong, dendam, amarah juga
tempat2 selemah-lemahnya iman. Sifat negatifnya sudah tentu berlawanan dengan
potensi positifnya, jadi disinilah saya
kira pentingnya manajemen/pengelolaan Akal dan Qoilbu.




Tidak ada komentar